Langsung ke konten utama

Apakah Orang Tua Keturunan Pendek Anak Masih Bisa Tinggi ?

Apakah Orang Tua Keturunan Pendek Anak


 Masih Bisa Tinggi ?


Inilah Rahasia Apakah Orang Tua Keturunan Pendek mungkinkah anaknya masih bisa tinggi? 
tubuh yang pendek dibandingkan orang-orang di lingkungannya tentu dapat menyebabkan masalah sosial yang cukup pelik. Sebagian orang menyalahkan faktor genetika atau keturunan dalam masalah ini. Namun tahukah Anda bahwa tinggi pendeknya tubuh seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh keturunan keluarga, namun juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya. Oleh sebab itu, orang tua keturunan pendek belum tentu memiliki keturunan selanjutnya yang tidak bisa memiliki tubuh yang tinggi.

Apakah Orang Tua Keturunan Pendek Anak Masih Bisa Tinggi

Masalah keturunan sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Familial short stature dan Constitutional growth delay. Jenis yang pertama ini berhubungan dengan pewarisan gen perawakan pendek kepada anak. Ketika anak melalui masa puber dan beranjak dewasa, Mereka hanya bisa mempunyai batas tinggi maksimal seperti orang tuanya. Berbeda halnya dengan jenis yang kedua, anak-anak tersebut akan mengalami pertumbuhan tinggi yang lambat seperti orang tuanya. Ketika anak-anak sebayanya sudah memiliki tinggi tertentu, anak yang mengalami delay ini akan jauh tertinggal sekitar 6 bulan sampai 2 tahun.
Dari penjelasan di atas Kita ketahui bahwa keturunan pendek hanyalah masalah genetika. Meskipun pengaruhnya bisa besar, namun faktor-faktor lainnya dapat menutupi, bahkan membuat gen tersebut tidak berpengaruh besar. Lalu, apa saja faktor-faktor lainnya tersebut? Berikut beberapa diantaranya :
  1. Asupan nutrisi
Nutrisi yang masuk ke dalam tubuh menjadi faktor penting akan tinggi atau pendeknya tubuh seseorang. Ketika Anda lebih sering mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, protein, zinc, vitamin dan berbagai macam mineral lainnya, maka risiko memiliki tubuh pendek akan kecil. Namun sebaliknya, jika Anda setiap harinya hanya mengkonsumsi junk food, maka bukan tidak mungkin Anda memiliki tubuh pendek, meskipun orang tuanya mewarisi gen tubuh tinggi.
  1. Kesehatan
Selain asupan nutrisi, faktor kesehatan juga mempengaruhi tinggi badan seseorang. Dalam beberapa keadaan, tubuh yang sedang terjangkit penyakit, khususnya kronis memiliki pertumbuhan yang terhambat.
  1. Gender
Sebenarnya gender termasuk pada genetika, namun memiliki persoalan yang berbeda. Dalam banyak penelitian disebutkan bahwa wanita memiliki tubuh yang lebih pendek dibandingkan pria.
  1. Aktivitas fisik
Faktor terakhir yang dapat menjadi pemeran utama dalam mempengaruhi tinggi badan adalah aktivitas fisik. Ketika Anda lebih sering berolahraga, maka perumbuhan tulang akan lebih cepat. Namun sebaliknya, ketika Anda lebih sering duduk, berdiam diri dan jarang beraktivitas, maka pertumbuhan tulang akan terhambat. Bahkan tidak sedikit yang mengalami masalah kesehatan tulang hanya karena jarang beraktivitas.

Dan buat Anda yang mempunyai masalah tinggi badan solusi terbaik dengan mengkonsumsi produk peninggi badan tiens, karena sudah terbukti ampuh dan cepat menambah tinggi badan secara alami, aman tanpa efek samping.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENINGGI BADAN

Bagaimana cara meninggikan badan secara cepat dan alami dalam waktu singkat? Pakar Peninggi Badan Tiensstoreid Gratis konsultasi!!!

Tubuh tinggi yang ideal merupakan dambaan banyak orang, karena sudah tentu seseorang akan dapat lebih kepercayaan diri (LEBIH PE-DE), sukses dalam karir pekerjaan, dalam urusan asmara, dan lain sebagainya. Dan sebaliknya seseorang dengan tubuh yang kurang ideal atau lebih pendek dibandingkan dengan teman seusianya pastinya akan lebih minder, kurang sukses dalam hal karir (gagal masuk Akademin militer, Kepolisian, Pramugari, Model dll).

Pertanyaanya bagaimana cara menambah tinggi atau meninggikan badan yang efektif ampuh dengan cepat dan alami dalam waktu singkat?

Sebelumnya perlu Anda ketahui menurut dokter kesehatan diketahui tinggi badan seseorang sangat dipengaruhi oleh beberapa hal faktor, yaitu :


1. Faktor genetik (keturunan),

2. Faktor gizi,
3. Faktor lingkungan.

Faktor Genetik dalam hal ini adalah tinggi badan kedua orangtuanya. Anda bisa baca juga Apakah…